Jogja, Republik Bakmi Jawa

Spread the love

Salah satu masakan Jogja yang bikin kangen adalah bakmi jawa. Kenapa ngangeni, karena cita rasa bakmi jawa khas Jogja ini tidak akan bisa kita temukan di daerah lain. Kalaupun ada di kota lain, dan kokinya pun orang Jogja asli, pasti suasananya lain. Betul apa betul ?. Hehehe..

Banyak pilihan bakmi jawa di Jogja, tergantung selera dan kebutuhan. Jika memang sudah lapar, tentu tidak disarankan makan di Bakmi Mbah Mo, nunggunya pasti lama, anda bisa pingsan karenanya.

Nah, berikut ini beberapa warung bakmi jawa di Jogja yang menurut saya highly recommended… minimal menurut lidah saya. Urutan dibuat secara acak, tidak mewakili peringkat atau apapun.

  1. WARUNG BAKMI JAWA MBAH WITO

Lokasi : Dusun Kemoro Sari I, Desa Piyaman Wonosari Kab. Gunung Kidul .

 Bakmi Jawa Mbah Wito (tourjogja.com)
Bakmi Jawa Mbah Wito (tourjogja.com)

Cukup jauh, kalau kita berangkat dari Kota Jogja. Bukan Jogja namanya kalau tidak nyleneh. Yang jauh justru dicari, yang mblusuk justru dikejar.

Konon rahasia kelezatan bakmi jawa Mbah Wito menurut  si pemilik nama adalah terletak pada gurihnya kaldu ayam yang digunakan.  Jika kaldunya bagus, maka seluruh masakan ikut menjadi bagus, kira-kira begitu rumusannya.

Resep bakmi jawa buatannya telah dipraktikkan sejak zaman sebelum kemerdekaan.

Sejak subuh, Mbah Wito dengan dibantu anak dan menantunya sudah mencari bahan olahan, terutama ayam dan sayur, ke pasar. Untuk bumbu-bumbu, beberapa pedagang sudah memasok langsung ke rumah mereka. Sementara warungnya buka setiap malam pukul 17.30-22.00, buka tiap hari kecuali jika ada kepentingan keluarga. Saat ini Mbah Wito lebih banyak berperan sebagai peracik bumbu, sedangkan anak dan menantunya yang memasak bakminya. Penyajian satu porsi bakmi jawa ini tidak menyedot waktu lama. Dengan minimal dua orang pemasak, sepiring mi sudah tersaji dalam lima menit. Seperti kebanyakan bakmi jawa, bakmi Mbah Wito juga dimasak satu per satu menggunakan tungku arang dengan nyala sedang.

Warungnya yang sederhana menyediakan tempat lesehan maupun bangku duduk, warung Mbah Wito cukup bersih. Jika sedang ramai-ramainya, pembeli rela duduk di emperan di luar warung.

Letak warungnya di tepi jalan raya lingkar luar Gunung Kidul sehingga cukup sepi setelah Maghrib. Dengan begitu pengunjung bisa sekaligus menikmati suasana malam pedesaan dari warung Mbah Wito.

Bersiaplah kecewa jika anda berharap Warung Bakmi Mbah Wita akan bukan cabang di tempat lain. Seperti filosofi pedagang makanan tradisional di Yogyakarta pada umumnya, Mbah Wito pun mengaku tidak ngoyo dalam berjualan. Dia sudah cukup puas mengelola satu warung dan tidak hendak melebarkan sayap dengan membuka cabang atau mencari lokasi jualan yang lebih strategis.

Selain menyediakan bakmi jawa rebus (godhog) sebagai menu utama, pembeli juga bisa memesan bakmi jawa goreng atau nasi goreng. Untuk minuman, Warung Mbah Wito menyediakan kekhasan minuman wong Gunung Kidul, yaitu teh poci dengan gula batu. Teh poci Mbah Wito terkenal nasgitel atau panas, legi (manis), dan kentel.

Penasaran ? Cukup datang ke warung bakmi jawa khas Gunung Kidul-nya Mbah Wito. Letaknya yang hanya beberapa menit dari Kota Wonosari mudah dijangkau dan pastinya tidak akan menguras kantong karena murah pastinya.

  1. WARUNG BAKMI JAWA MBAH HADI

Lokasi : Jl. C.Simanjuntak Komplek SPBU Terban

Kabarnya Warung Bakmi jawa Mbah Hadi ini mulai eksis sejak tahun 1995. Sama seperti bakmi jawa lainnya, bakmi jawa Mbah Hadi ini dimasak dengan menggunakan anglo. Warungnya yang berada di Jalan C Simanjuntak Jogja setiap harinya selalu ramai oleh pengunjung. Jika hari biasa, warung ini konon bisa menjual sampai dengan 200 porsi, sedangkan saat akhir pekan dan hari libur biasanya bisa mencapai 300 porsi. Nah jika anda tak percaya bisa membuktikannya dengan menghitung pengunjung yang datang…. hehe kurang kerjaan.

Lokasinya cukup strategis, dekat dengan daerah kampus, pun tak jauh dari tugu Jogja. Jadi gampang dicari.

Rasanya bakmi godog dan gorengnya luar biasa enak, berkat resep rahasia turun temurun yang diwariskan Mbah Hadisumarto (Alm) ke anak-anaknya menjadi andalan warung ini. Seperti KFC saja ya ? Pake rahasia-rahasiaan… Hehehe…

Penampakan 30 Juni 2017 (dokpri)
Kangen langsung ilang (dokpri)

Lebaran 2017 nyempetin mampir, tempatnya sekarang berada di komplek SPBU Terban, pas di pojokan. Parkirnya di dalam SPBU, masuk aja.

  1. WARUNG BAKMI JAWA MBAH MO

Lokasi : Dusun Code lewat Jl. Parangtritis, perempatan Mading ke Barat, Bantul.

 

Penampakan Warung Bakmi Mbah Mo
Penampakan Warung Bakmi Mbah Mo (dokpri)

Banyak yang percaya bahwa salah satu legenda bakmi jawa ya Bakmi Mbah Mo. Warung bakmi yang letaknya cukup mblusuk di tengah dusun ini menjadi incaran para penggemar bakmi. Beberapa kali saya berkunjung ke warung ini, tak pernah sepi.

Pengunjung bahkan rela menunggu lama hanya untuk mendapatkan satu porsi bakmi jawa. Udah tempatnya jauh, nunggunya lama pula. Itulah… kalau nggak unik, bukan Jogja namanya. Nunggu 30 menit itu mah biasa, udah termasuk cepat.

Satu porsi bakmi godog (dokpri)
Satu porsi bakmi godog (dokpri)

Warung Bakmi Mbah Mo buka mulai pukul 5 sore hingga 11 malam. Meskipun lokasinya sangat jauh, bahkan terlalu jauh untuk ukuran sekedar mencari makan, bahkan konon tempatnya dulu dekat kandang sapi, namun Warung Bakmi Mbah Mo tak pernah sepi pengunjung, dan itu hampir tiap hari. Pengunjung tidak hanya berasal dari Yogyakarta akan tetapi juga dari luar daerah. Kebanyakan mereka makan di sini selain karena rasanya memang lezat dan ngangeni, mereka sembari bernostalgia di Kota Jogja.

Disamping tempatnya yang jauh, untuk menikmati sepiring bakmi di warung ini, anda juga harus bersiap antri. Kenapa demikian ? Karena bakmi di warung ini dimasak satu persatu dengan menggunakan api dari arang dengan tungku yang disebut anglo, jadi pasti memakan waktu lama. Tapi itulah uniknya makan di warung ini. Antri 10 sampai 20 porsi bakmi merupakan hal yang biasa. Makin malam warung ini semakin ramai dan atrian semakin panjang.

Boleh sepakat boleh tidak, menurut para penggemar bakmi, Bakmi Mbah Mo adalah bakmi Jawa terenak yang pernah ada. Perpaduan antara bahan serta bumbu yang digunakan menghadirkan satu harmoni rasa yang sulit dijumpai di bakmi jawa manapun. Tampilannya juga agak berbeda dengan kebanyakan menu serupa. Bakmi gorengnya nampak lebih kesat, tidak berminyak atau basah, dengan suwiran daging ayam kampung dan bulir-bulir kecil telur yang melapisi sekujur mie.

Untuk melengkapi sepiring bakmi godog, anda bisa memesan wedang uwuh khas Imogiri untuk menghangatkan badan anda.

  1. WARUNG BAKMI JAWA KADIN

Lokasi: Jl. Bintaran Kulon no.3 dan 6 Yogyakarta

Bakmi Kadin (lytampfamily.wordpress.com)
Bakmi Kadin (lytampfamily.wordpress.com)

Berdiri sejak tahun 1947 membuat warung bakmi ini sudah banyak memiliki penggemar. Beberapa pajabat, bahkan mantan Presiden Soeharto kalau sedang ke Jogja masih nyari makanan yang satu ini. Jika kita datang ke tempat ini jangan heran dengan parkirannya yang penuh sesak. Jangan langsung langsung puter balik juga karena warung bakmi ini punya kapasitas menampung pengunjung yang cukup banyak.

Entah mana yang benar nama Bakmi Kadin berasal. Karena letaknya bersebelahan dengan Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Yogya, atau singkatan nama pendirinya Mbah Hj. Karto (KArto kasiDIN) yang sekarang dipegang oleh penerusnya yakni bapak Rochadi. Foto-foto pendiri dan penerus Bakmi Kadin ini dipajang didinding dekat meja kasir. Kayaknya semua benar dengan ilmu otak-atik gathuk ala Jogja…

Jam buka warungnya jam 5 sore sd 11 malam. Minuman khas warung ini adalah bajigur, anda bisa coba.

5. WARUNG BAKMI JAWA PAK PELE

Lokasi : Timur Pagelaran Kraton, Alun-Alun Utara Yogyakarta

Letak warung bakmi Pak Pele cukup istimewa, hanya beberapa meter dari Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat. Dilihat dari tampilannya, warung Bakmi Pele ini sangat sederhana, seperti layaknya tempat makan kaki lima dengan tenda terpal dan spanduk sederhana. Tenda Pak Pele ini terletak tepat di pojok Tenggara Alun-Alun Utara Jogja.

20160711_183115_resized
Lokasinya strategis, Jul 2016 (dokpri)
20160711_182950_resized
Rasanya juga luar biasa- Jul 2016 (dokpri)

Suasana khas Jogja akan anda rasakan di tempat ini. Suasana ayem dan sepi karena nyaris tak ada kendaraan yang melintas, maklum lokasinya di pojokan jalan semi buntu yang mengarah ke kawasan Keraton. Tempat makannya benar-benar membuat suasana semakin romantis khas Jogja. Lesehan dengan tikar yang digelar di sepanjang paving block yang cukup luas.

Rasa bakmi khas warung ini tak kalah istimewa dengan warung bakmi lainnya. Sedikit membedakan adalah penggunaan mi yang lebih tebal dari mi pada umumnya. Teksturnya kenyal dan rasanya gurih khas. Mmm… yummy pokoknya. Jika sedang berkunjung ke Jogja, sambil menikmati suasana alun-alun Utara, rasanya wajib datang ke warung ini.

4 thoughts on “Jogja, Republik Bakmi Jawa”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *