15 Kuliner Favorit Malang

Share This:

Seperti halnya Jogja, Kota Malang selain sebagai kota pelajarnya Jawa Timur, juga merupakan kota wisata. Selain kaya akan obyek wisata, baik yang sudah lama eksis maupun yang baru dibangun, Malang juga kaya akan khasanah wisata kuliner.

Membahas wisata kuliner di Kota Malang sangat menarik dan tak ada akan ada habisnya. Di kota ini banyak sekali terdapat tempat kuliner yang seolah-olah mewajibkan untuk dikunjungi. Berbagai macam kuliner ada di sini, yang legendaris maupun yang kekinian.

Yang menarik dari wisata kuliner bukanlah semata-mata pada lokasinya, namun meliputi keunikan makanan yang disajikan baik itu rasa, bahan, cara pengolahan, cara penyajian, cara menikmati dan bentuk dari makanan tersebut. Anda penasaran ? Yuk kita telusuri satu per satu

  1. Pecel Kawi
Pecel Kawi
Pecel Kawi (dok)

Di Indonesia, khususnya Pulau Jawa, nasi pecel bukanlah kuliner yang asing. Hampir setiap kota mempunyai makanan pecel dengan ciri khasnya masing-masing. Pun demikian dengan pecel yang berlokasi di Jalan Kawi Atas 43 B, Malang ini menawarkan rasa yang berbeda. Pecel Kawi ini konon sudah terkenal di kalangan para penyuka kuliner sejak tahun 1979 silam.

Kepopuleran Pecel Kawi bukannya tanpa sebab. Kuliner Malang yang satu ini terkenal dengan bumbu kacangnya yang gurih dan lebih kental. Perbandingan rasa manis, asin, dan gurihnya cukup seimbang sehingga menciptakan citarasa pecel yang lezat. Beberapa waktu lalu naknanonline berkesempatan mencobanya. Tempatnya mudah dicarai karena persis di pinggir jalan, warungnya juga bersih.

Tersedia juga tersedia minuman Beras Kencur untuk kebugaran tubuh di sana. Adapun sajian kuliner lainnya di Depot Pecel Kawi adalah lodeh, nasi campur, soto, dan rawon. Tersedia juga bumbu pecel dan lauk rempeyek yang renyah. Nah, jika Anda ke Malang, sempatkan ke Pecel Kawi.

  1. Pos Ketan Legenda 1967
Pos Ketan (kmstour.com)
Pos Ketan (kmstour.com)

Dari namanya sudah bisa disimpulkan Pos Ketan Legenda 1967 memang sudah melegenda. Tempat ini  menyajikan berbagai jenis kuliner dari bahan dasar ketan. Makanan yang mungkin oleh sebagian orang dianggap kampungan ini diolah menjadi makanan favorit dan membuat ketagihan ratusan orang setiap harinya. Ketan (terutama ketan hitam) disajikan dengan toping bervariasi, ada yang dari bubuk kacang (juga disebut ketan bubuk), ayam suwir, hingga susu keju dan cokelat susu, bahkan ketan durian.

Lokasi Pos Ketan Ketan Legenda 1967 berada di Jl. KH. Agus Salim Kota Batu (kawasan Alun-alun Batu). Wisata kuliner Malang yang satu ini buka dari jam 3 sore hingga 3 dini hari.

  1. Toko Oen

Toko OenMengunjungi Kota Malang terasa kurang lengkap jika tidak singgah di Toko Oen. Es krim di kedai ini begitu lezat dan melegenda. Anda dapat menikmati rasa es krim yang unik dan lezat ala Toko Oen. Toko Oen berdiri sejak tahun 1930 silam. Hingga kini, masih tetap menyajikan menu kuliner andalannya, yaitu es krim aneka rasa serta beberapa menu lain seperti nasi goreng, aneka kue, dan steak.

Menurut cerita, tempat kuliner Malang yang terletak di Jl. Basuki Rahmad ini adalah tempat nongkrong favorit orang-orang Belanda di masa lalu. Kesan kuno masih terlihat jelas dari asitektur bangunan yang dipertahankan hingga sekarang, seperti desain interior dengan pintu dan jendela kaca besar, meja kursi dari rotan, dan sebuah piano tua yang akan membawa pengunjung pada suasana klasik masa lalu.

Hingga saat ini Toko Oen tetap menjadi destinasti wisata kuliner wajib saat ke Malang.  Selain wisatawan domestik, toko ini juga banya banyak dikunjungi wisatawan mancanegara.

Jadi jangan heran jika ada jargon, “jangan pernah bilang pernah ke Malang jika belum mencicipi es krim ala Toko Oen.”

  1. Soto Geprak Mbah Djo
kanelop.com
kanelop.com

Kuliner Malang selanjutnya adalah Soto Geprak Mbah Jo. Kelezatan soto ala Mbah Djo ini konon sudah terkenal sejak tahun 1935 silam.

Tempat wisata kuliner Soto Geprak Mbah Djo ini didesain dengan dominasi warna kuning berkombinasi hijau, memiliki meja panjang dan kursi berderet. Karena menggunakan bumbu-bumbu dari bahan tradisional, Soto Geprak Mbah Djo mempunyai citarasa kuat. Meski terkesan tradisionla, soal rasa dapat diadu dengan sajian mahal di restoran mewah.

Soto Geprak Mbah Djo terletak di Jalan Letjen S. Parman Malang. Selain soto sebagai menu utama, tersedia juga sajian kuliner lainnya seperti bebek goreng, ayam goreng, bakso, dan aneka minuman. Mungkin banyak yang penasaran mengapa kuliner ini dinamakan Soto Geprak. Ini berawal dari kebiasaan Mbah Djo menggeprak (menghancurkan) daging dengan cara memukul-mukul hingga empuk. Dari situlah kemudian namanya dikenal dengan sebutan Soto Geprak Mbah Djo. Mau coba digeprak ?

  1. Depot Hok Lay
Depot Hok Lay (tripadvisor.com)
Depot Hok Lay (tripadvisor.com)

Salah satu tempat kuliner di Kota Malang yang unik adalah Depot Hok Lay. Sajian kulinernya antara lain lumpia serta pangsit cwiemie. Kesan vintage terlihat dari perabotan arsitektur bangunan, mulai dari meja kursi ukiran kayu, jendela dengan kaca ukuran besar, dan lantai dari jenis tegel kuno.

Depot Hok Lay berlokasi di Jalan KH. Ahmad Dahlan dan telah dikenal konsumen sejak tahun 1946. Ada satu jenis minuman yang juga menjadi ikon depot yang satu ini, yaitu minuman legendaris Fosco. Minuman ini rasanya cukup khas karena terbuat dari coklat dan susu murni yang kemudian disajikan dalam kondisi dingin. Uniknya lagi, minuman Fosco dikemas dalam botol kaca (bekas botol coca-cola). Minuman ini konon dibuat dari resep asli Belanda dan menjadi minuman favorit sejak dulu.

  1. Putu Lanang Celaket
Putu Lanan Celaket (net)
Putu Lanan Celaket (net)

Lokasi kuliner di Kota Malang selanjutnya adalah Putu Lanang Celaket. Kedai ini berlokasi di Jl. Jaksa Agung Suprapto, Gang Buntu RT 03 Malang.  Menyediakan menu putu, cenil, lupis dan sebagainya, kini kedai ini pun menjadi jujugan para wisatawan untuk sekedar icip atau sengaja memanjakan lidah. Sebagaimana tempat kuliner legendaris lainnya di Malang, tempat ini juga termasuk kuliner legendaris, konon sudah berdiri sejak tahun 1935 dan selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Pengunjung dapat menjumpai makanan yang disajikan di atas daun pisang dan diguyur air gula merah kental serta bertabur parutan kelapa. Jajanan putu ini juga dapat Anda bawa pulang sebagai oleh-oleh.

  1. Bakpao Boldy
Bakpao Boldy (opensnap.com)
Bakpao Boldy (opensnap.com)

Malang juga memiliki makanan bakpao. Yang tentu istimewa adalah Bakpao Boldy, karena memiliki citarasa yang khas dan unik. Makanan olahan bernama bakpao yang satu ini diracik dengan perpaduan bahan-bahan alami serta olahan tangan terampil. Tak heran jika rasanya enak dan teksturnya sungguh terasa lembut di lidah.

Alamat Bakpao Boldy ada di Jl. Mangun Sarkoro (dulu bernama Jalan Boldy). Bakpao ini sudah eksis sejak tahun 1950 silam. Variasi bakpao yang tersedia benar-benar menarik, mulai dari isi daging ayam cincang, ayam kecap, babi kecap, kacang hijau, hingga tausa dan kacang tanah. Citarasa alami yang lezat adalah ciri khas bakpao Malang yang satu ini.

  1. Mie Gajah Mada
Mi Gadjah Mada (initempatwisata.com)
Mi Gadjah Mada (initempatwisata.com)

Tak salah menyebut Kota Malang sebagai pusatnya kuliner legenda. Berbagai kedai makanan yang sudah berusia puluhan tahun eksis di kota ini. Mie Gajah Mada juga merupakan salah-satunya.

Salah satu sajian kuliner legendaris di tempat ini adalah Pangsit Mie Ayam Jamur. Makanan ini dihidangkan bersama dengan campuran daun selada, suwir ayam, topping jamur kancing, serta wonton (siomay basah) dan tak lupa taburan bawang goreng serta daun bawang. Amda dapat memesan kuahnya dalam mangkuk yang terpisah.

Mie Gajah Mada terletak di Jl. Pasar Besar No. 17A, Malang dan merupakan salah satu destinasi wisata kuliner di Malang yang sangat populer. Kawasan ini merupakan wilayah Pecinan di Malang. Tak heran sajian mie pangsitnya adalah yang paling direkomendasikan selain juga menu es campurnya

  1. Depot Tahu Lontong Lonceng
Lontong Lonceng (joiceyusriani.wordpress.com)
Tahu Lontong Lonceng (joiceyusriani.wordpress.com)

Kabarnya kuliner tahu lontong di Malang ini telah berdiri sejak tahun 1935 dan hingga sekarang menjadi salah satu kuliner legendaris di Malang. Beberapa menu andalan di depot ini, misalnya tahu telor lontong, tahu telor nasi, tahu lontong biasa, hingga minuman. Yang istimewa, sajian tahu lontongnya tidak berubah sejak dahulu hingga kini, dengan karakter rasa gurih serta manisnya bumbu kacang yang bercampur dengan sambal petis.

Lokasinya ada  di Jalan Laksamana Martadinata No. 66 Malang. Pengunjung dapat dengan mudah menemukan depot sederhana dengan makanan tahu lontong yang lezat ini. Letaknya memang berada di kawasan pertokoan kota lama Malang yang sejak dahulu telah menjadi sentra pertokoan.

  1. Burger Buto
Burger Buto (matsumotoryan.blogspot.com)
Burger Buto (matsumotoryan.blogspot.com)

Burger memang bukan makanan asal negara kita. Tapi bukan berarti tak ada burger di Indonesia. Salah satu kedai burger yang terkenal adalah Burger Buto. Burger Buto adalah sebuah tempat yang menyajikan makanan dengan menu utama adalah makanan khas yang berasal dari negara barat ini.

Burger Buto sebenarnya merupakan salah satu produk yang menjadi primadona di Kedai 27 Malang. Kedai yang beralamat di Jl Sarangan 27 Malang ini menyediakan berbagai macam burger dengan segala ukuran.

Burger Buto ini nampak berbeda dari kebanyakan burger biasa karena ukuran, rasa dan harganya yang istimewa. Burger Buto yang dihadirkan di Kedai 27 ini sungguh sangat menggoda. Burgernya berisi selada, mentimun, tomat dan ham sapi yang diselipkan diantara roti yang berbentuk bulat belah dua dengan ukuran diameter 17 cm. Tentu lebih besar dari kebanyakan burger yang berkisar diameter 10 cm Tepat saja makanan ini disebut  Burger Buto karena ukuran makanannya yang super besar.

Ada lagi menu yang disebut Burger Buto Ijo. Diameter burger ini 30 cm, dan burger ini dapat dinimati oleh 3 sampi 4 orang. Sesuai dengan namanya, Burger buto ijo ini disajikan dengan roti yang berwarna hijau, bagian tengah rotinya berlubang karena disesuaikan dengan cetakannya. Isi burger buto ijo adalah daun selada, mentimun, tomat, daging burger, keju, dan juga mayonaise. Mau memakan Buto Ijo ? Datanglah ke sini.

  1. Bakso President
Bakso Pinggir Rel (tripadvisor.com)
Bakso Pinggir Rel (tripadvisor.com)

Bagi warga Kota Malang tentu sudah tidak asing dengan nama bakso ini. Namanya Bakso President, sangat populer. Kepopulerannya merambah ke seantero nusantara. Terbukti setiap orang yang datang ke Malang, selalu menyempatkan singgah ke bakso ini.

Sudah banyak artis ibu kota yang mencoba makan bakso di ‘Bakso President’ ini, ini akan jadi pengalaman tersendiri bagi anda saat makan bakso tiba-tiba bertemu dengan artis. Banyak orang yang memfavoritkan tempat kuliner ini sebagai tempat kuliner yang paling populer di Kota Malang, mungkin karena bakso yang di sajikan mempunyai cinta rasa yang enak dan untuk masalah harga cukup murah.

Uniknya, pengunjung akan  menikmati bakso di ‘Bakso President’ dengan berbagai pilihan dan varian bakso yang sangat banyak dengan duduk di pinggiran rel kereta api. Ya, tepatnya di Jl. Batanghari No 5 Malang.

  1. STMJ Gintung
ngalam.co
ngalam.co

STMJ merupakan minuman tradisional Indonesia. Di setiap kota hampir pasti ada kedai yang khusus menjual minuman yang berbahan susu, telor, madu dan jahe ini. Konon minuman ini berkhasiat sebagai penghangat tubuh disaat dingin dan malam hari.

Nah, selain khasiat minumannya, tempatnya pun disini cukup istimewa. STMJ Glintung merupakan tempat untuk sangat cocok bagi anak muda untuk ngobrol bersama teman sambil di temani dengan STMJ.

Tak hanya itu, beberapa menu pelengkap lain  disajikan di STMJ Glintung ini, diantaranya pisang bakar dan roti bakar. Sajian STMJ sangat cocok di nikmati pada malam hari, nah saat Anda lelah seharian keliling kota Malang, ada baiknya malam hari menyempatkan menyeruput STMJ di sini.

  1. Surabi Gendut

Surabi-Gendut-di-MalangSurabi adalah makanan yang sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Makanan ini sangat populer, kususnya di beberapa kota  di pulau Jawa. Nah, di Kota Malang pun ada surabi, namanya ‘Surabi Gendut’ yang menghadirkan menu surabi sebagai sajian utamanya. Uniknya surabi yang di sajikan di tempat ini tidak seperti surabi pada umumnya, yang membedakan adalah ukurannya. Surabi di ‘Surabi Gendut’ untuk ukurannya lebih besar dari surabi pada umumnya. Mungkin karena itulah dinamakan surabi gendut.

Anda juga bisa mencoba surabi yang di kombinasikan dengan berbagai topping di atasnya. Topping yang paling di favoritkan di tempat ini adalah surabi yang di beri topping durian di atasnya. Untuk bisa menikmati wisata kuliner Malang dengan menu surabi ini silakan datang ke Jl Mayjen Panjaitan 205 Malang.

  1. Angsle Ronde Titoni
Angsle Ronde Titoni
Angsle Ronde Titoni

Bagi yang kurang familier dengan Angsle tentu agak bingung dengan kuliner ini. Angsle adalah sebuah makanan manis berkuah yang di dalamnya terdapat roti tawar, kacang hijau, agar-agar dan juga kuah kental yang memiliki rasa manis gurih. Makanan ini sangat cocok di konsumsi dalam cuaca yang dingin, karena makanan ini paling enak di santap pada saat masih hangat.

Jika anda berkunjung ke Malang, maka kami merekomendasikan untuk mencoba kuliner malang yang satu ini yaitu ‘Angsle Ronde Titoni’. Selain angsle, di tempat ini anda juga bisa menikmati menu lainnya seperti ronde, anda bisa memesan ronde kering atau ronde basah.

Ronde ini merupakan makanan unik yang bisa anda nikmati saat anda berkunjung ke Malang, karena ronde yang di sajikan di tempat ini di siram dengan kuah kacang yang sangat lezat. Untuk dapat menyantap angsle dan ronde istimewa ini, silakan menuju Angsle Ronde Titoni di Jalan Zainul Arifin Malang.

  1. Pia Mangkok Malang
Pia Mangkok
Pia Mangkok

Berlokasi di Jl. Semeru No. 25 Malang, Anda dapat membeli dan menyantap makanan khas Malang yang satu ini. Pia mungkin mirip-mirip dengan bakpia asal Jogja.

Karena kekhassannya, Pia Mangkok ini menjadi salah satu oleh-oleh khas Malang yang selalu dicari para wisatawan yang berkunjung di Malang.

Tekstur Pia Mangkok ini terasa lembut di lidah, terasa renyah. Berbagai varian rasa tersedia dari mulai kacang hijau, cokelat, kopi, durian, keju, hingga rasa tangwe.

Tak mau ketinggalan ? Anda harus mampir ke tempat ini.