Peluang Usaha Burger & Fried Chicken

Share This:

Dobbi

Dobbi Burger & Fried Chicken,

Alternatif Bisnis Tepat Dengan Omset Menakjubkan.

(dicari 9 mitra di wilayah KALSEL & KALTENG)

Sejak awal perkembangannya di tahun 2002 Dobbi langsung mendapat sambutan hangat dari para penikmat fast food, baik dari kalangan keluarga, kelompok remaja dan anak-anak. Sebagai fast food lokal, Dobbi memiliki produk yang cukup beragam dan rasa khas Indonesia. Konsep Dobbi pada awalnya memfokuskan pada segmen menengah ke bawah dan konsentrasi pada daerah tingkat II (kabupaten). Langkah ini diambil atas dasar selera konsumen di daerah yang kian meningkat, pergeseran selera konsumen, gaya hidup masyarakat, sedang tempat yang menyajikan tersebut jauh dari pusat kota.

Walhasil, dalam beberapa tahun saja permintaan untuk kemitraan pun mengalir deras, sehingga tidak mengherankan bila outletnya sudah menyebar di berbagai kota di seluruh Indonesia dan sampai sekarang jumlah gerai dobbi mencapai sekitar 60 lebih. Hal tersebut karena Dobbi merupakan salah satu franchise fast food yang memiliki keunggulan baik secara sistem maupun kualitas produk & layanan. Dobbi menawarkan bisnis fast food yang terjangkau dari sisi Investasi bisnis maupun harga produk ke konsumen. Hanya dengan 300 jutaan untuk paket Gold dan 425 jutaan untuk paket platinum gerai dobbi sudah bisa beroprasional.

Dalam rangka memperluas pangsa pasar, Dobbi kini sedang gencar-gencarnya mengembangkan kemitraan kebeberapa daerah di seluruh Indonesia, tidak terkecuali banjarmasin dan sekitarnya. KALSEL dan KALTENG, tepatnya di daerah Barabai, Amuntai, Kandangan, Rantau, Marahaban, Martapura, Banjar Baru, Pelaihari dan daerah-daerah sekitarnya, adalah daerah daerah potensial yang di bidik Dobbi Burger & fried chicken.

Bagaimana franchise Dobbi burger & fried chicken dijalankan? Franchise prakteknya adalah sebuah cara membangun jaringan gerai dengan melibatkan masyarakat luas sebagai investor sekaligus pemilik gerai yang bersangkutan. Di dunia franchise, investor tersebut disebut sebagai franchisee atau penerima franchise. Seorang franchisee menerima hak dari pemilik franchise yang juga disebut franchisor untuk: 1) menggunakan format bisnis 2) menggunakan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), 3) menggunakan merek, 4) menggunakan fasilitas dukungan operasional dan pemasaran. Dengan dimilikinya hak serta diperolehnya dukungan-dukungan yang diberikan oleh franchisor, maka gerai bisnis franchise berpeluang sukses jauh lebih besar daripada membangun bisnis sendiri dan berangkat dari awal..

Bagaimana dengan omset?Dari banyak outlet, salah satu kisah sukses dikemukakan oleh Lukman, master Dobbi di Makasar yang pada tahun 2007 mendapat penghargaan The Best Franchisee of The Year 2007. Melalui tangan dinginnya dalam waktu tiga bulan outlet Dobbi langsung berkembang pesat hingga mencapai 16 buah, dimana tiga diantaranya adalah milik Lukman. Kisah sukses lainnya dikemukakan oleh Ibu Desi, Pemilik outlet Dobbi yang berlokasi di Klaten, Jawa Tengah ini hampir setiap hari outletnya selalu ramai dikunjungi para pelanggan, omsetnya sungguh menggiurkan. Rata-rata perbulan outletnya dapat meraup omset sekitar 40 an juta rupiah! Lain Ibu Desi lain pula kisah sukses Agus Wadjito, pengusaha muda asal Nangapinoh kalbar ini baru mengawali membuka franchise Dobbi.belum genap satu bulan pendapatannya telah mencapai omset sekitar 76 juta rupiah, sungguh omset yang menggiurkan!!!!

Baru baru ini Dobbi membuka gerai juga di Pulang Pisau dan Palangkaraya yang hasilnya juga tidak kalah dengan gerai diatas tadi, untuk masyarakat yang akan menikmati lezzat nya menu dobbi dapat mengunjungi gerai tersebut.