Mi Lethek Mbah Mendes… (Mangan enak cara mBantul 3)

Pernah mendengar tentang mi lethek ? Mungkin bagi yang tahu artinya akan sedikit mengernyitkan dahi. Lethek dalam Bahasa Jawa artinya kotor. Jadi secara harfiah, mi lethek mempunyai arti mi yang kotor.

Lalu kenapa dinamai demikian. Mi lethek atau sering juga ditulis letheg merupakan salah satu kuliner yang berasal dari Kabupaten Bantul, daerah Istimewa Yogyakarta. Bahan dasar mi lethek adalah tepung tapioka dan singkong. Proses pembuatannya pun masih secara tradisional, konon cara mengaduknya masih menggunakan tenaga hewan ternak (sapi). Makin menarik bukan. Sebutan lethek ini muncul karena warna mi ini keruh kecoklatan dan kurang menarik, tidak seperti mi pada umumnya. Tapi keistimewaan mi lethek salah satunya adalah tidak memakai campuran zat pewarna dan pengawet. Meski demikian, mi lethek kering bisa awet disimpan hingga lebih dari 3 bulan.

Kita tentu tidak akan membahas proses pembuatan mi lethek. Yang akan kita bahas adalah kelezatan mi lethek dalam bentuk matang.

Mi Lethek Mbah Mendes Jl. Parangtritis (dokpri)
Mi Lethek Mbah Mendes Jl. Parangtritis (dokpri)
mendes2
Penampakan warung yang di Jl. Parangtritis (dokpri)

Salah satu warung yang cukup legendaris untuk urusan mi lethek adalah Mi Lethek Mbah Mendes. Konon cikal bakal warung ini ada di sebuah desa di Kabupaten Bantul, tepatnya di Sorobayan, Gadingsari, Srandakan, Bantul. Sekarang sudah ada beberapa cabang diantaranya di Ring Road Utara, Maguwoharjo, dekat Lotte Mart dan di Jl. Parang Tritis Km 3,5.

Kami memilih yang dekat rumah saja yaitu di Jl Parang Tritis. Kami datang saat ba’da Magrib sehingga suasana warung masih belum terlalu ramai. Hanya ada sekitar 5 orang yang sedang menyantap mi di sana.

mendes5
Abis Magrib, baru beberapa pelanggan yang datang (dokpri)
mendes4
Beberapa keunggulan Mi Lethek (dokpri)

Lokasi warung sangat mudah dijangkau, tepat dipinggir jalan parangtritis. Warungnya cukup bersih, tempat duduk berupa kursi-kursi kayu yang kokoh.

mendes3
Pesanan kami dataaaang (dokpri)

Tak perlu menunggu lama, akhirnya pesanan kami keluar. Dan benar, dari aromanya saja sudah tercium kelezatan mi lethek ini. Seporsi mi godhog pun tak tersisa di piring saya. Ternyata meski lethek (kotor) warnanya, tapi rasanya mantap.

Nah bagi anda yang ingin berpetualan kuliner ndeso, mi lethek pantas anda catat sebagai tujuan perburuan kuliner anda saat andi di Jogja.

Baca juga Mangan Enak Cara Mbantul (2)

Cikal Bakal:
Bu Tien,
Warung : Sorobayan, Gadingsari, Sanden, Bantul, Yogyakarta

Cabang Utama :
Jl Ring Road Utara (sebelah Utara Lotte Mart atau barat SMK), Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta. Kode Pos : 55282
Buka dari jam 11.00 – 22.00 wib setiap hari. Melayani pesanan partai besar atau kecil.

Cabang Wates :
Jl Brigdjen Katamso No. 44 Wates, Kulon Progo.

Cabang Jl Paris :
Jl Parangtritis Km 3,5 Salakan, Yogyakarta.