Kenapa Harus Waralaba ?

waralaba_asing
plasafranchise.com

Sadar atau tidak, sebenarnya kita sudah sangat akrab dengan sistem bisnis yang satu ini. Kita pasti kenal dengan merek-merek yang sudah mendunia seperti KFC ataupun Mc Donald’s. Mereka berhasil membuka outlet di puluhan atau bahkan mungkin ratusan negara di dunia dengan sistem  waralaba (franchise). Tidak usah jauh-jauh, tentu kita pasti pernah membeli makanan atau minuman dari gerai-gerai seperti Wong Solo, Kebab Kings, Edam Burger, Mendem Duren dan lain-lain. Atau membeli kebutuhan sehari-hari di Alfamart dan Indomaret. Gerai-gerai di atas merupakan beberapa contoh usaha yang dikembangkan sengan sistem waralaba.

Kenapa waralaba menjadi pilihan dan begitu diminati ? Pertama tentu dari sisi pemilik usaha atau pemilik merek, mereka sangat diuntungkan. Kenapa demikian ? Bayangkan jika seorang pemilik usaha yang berpusat di Banjarmasin harus membuka cabang atau gerai dari Aceh sampai Papua. Tentu diperlukan usaha dan sumber daya yang luar biasa besar dengan resiko yang besar juga. Waktu yang diperlukan untuk memperbanyak gerai juga akan sangat lama. Tentu berbeda apabila pemilik usaha mengembangkan usahanya dengan sistem waralaba. Usahanya akan cepat berkembang tanpa menggunakan tangannya sendiri.

Kedua, bagi masyarakat yang memiliki minat membuka usaha tentu sangat membantu. Contoh riilnya sebagai berikut. Jika kita ingin membuka usaha burger kelas rombong dengan merek sendiri tentu ada banyak hal yang harus kita siapkan. Menentukan merek yang cocok, mencari pembuat gerobak, mencari suplier daging, roti, saos maupun bahan lainnya. Belum lagi membuat racikan menu yang akan dijual. Jika kita ahli pada bidang kuliner tentu tidak menjadi masalah, namun jika kita tidak memiliki keahlian dalam hal tersebut tentu akan menjadi masalah besar. Nah, sekarang bandingkan dengan apabila kita membeli waralaba Burger A misalnya. Tentu persiapan-persiapan yang saya sebutkan di atas tadi dapat dihilangkan. Penerima Waralaba (franchisee) tinggal menyiapkan modal, karyawan dan tempat saja, hal-hal lainnya menjadi tugas dari pemberi waralaba (franchisor).

Saat ini waralaba merupakan salah satu alternatif pilihan investasi bisnis dan berkembang layaknya jamur pada musim hujan, tak terkecuali di Kalimantan Selatan. Kita tidak perlu bersusah payah membangun merek, membuat SOP (Standard Operating Procedure), membuat resep produk dan sebagainya, akan tetapi bisa langsung menjalankannya. Tentu dengan membayar franchise fee dan juga royalty fee setiap bulannya.

Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan yang cukup baik mendorong minat pemilik merek untuk masuk menggarap pasar daerah ini. Hal ini tentu didukung oleh tingginya daya beli masyarakat sebagai calon konsumen. Kedua hal tersebut tentu menjadi magnet tersendiri bagi para pemilik merek. Gayung bersambut, minat masyarakat Kalimantan Selatan menjadi pengusaha pun sangat kuat. Terbukti tidak hanya waralaba yang berharga murah, akan tetapi  waralaba dengan modal ratusan juta pun bertebaran di seantero Kalimantan Selatan. Hal ini tentu bisa disinergikan dengan dunia perbankan sebagai lembaga keuangan dalam penyediaan kredit modal usaha.

Memang tidak ada garansi sukses dalam semua usaha termasuk bisnis waralaba, semua ada resikonya. Tapi bagaimana kita meminimalkan resiko, itu yang penting. Dan waralaba adalah salah satu cara untuk meminimalkan resiko. Jadi jangan gegabah membeli waralaba, kenali dulu, daripada uang yang anda investasikan hilang sia-sia. Sayang bukan ?