Cara Mudah Perpanjangan SIM di SIM Corner

Setelah cari info sana-sini, akhirnya saya putuskan untuk memperpanjang SIM C dan A yang keburu habis masa berlakunya di SIM Corner Duta Mall Banjarmasin. Ada beberapa pilihan selain datang langsung di Polres, yakni di pelayanan SIM Keliling. Di Kota Banjarmasin setahu saya ada di Depan Kantor Gubernur lama dan di Halaman Gedung Wanita Kayu Tangi.

Singkat cerita, datanglah saya ke SIM Corner Duta Mall. Oh ya, perhatikan jam buka dan istirahatnya biar nggak kecele.

Senin – Kamis, Buka Pkl 09.00 – 15.00 Wita.

Istirahat : 12.00- 13.00

Jumat istirahat 11.30 – 14.00

Sabtu buka 09.00 – 12.00 Wita

Pengumuman terbaru (Foto Maret 2018)
Perhatikan Jam Bukanya (maret 2018)

Akhirnya wita saya datang ke SIM Corner di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Banjarmasin. Dengan harapan ruang tunggunya adem daripada di mobil keliling hehe…

?
Beradu cepat isi formulir
?
Siapa cepat selesai ngisi formulir, cepat juga dipanggil

Saat datang ternyata sudah sekitar 10 orang beradu cepat mengisi formulir. Haha… kenapa demikian, karena jika kita cepat mengisi, maka cepat diserahkan ke petugas pendaftar dan cepat diproses. Ada baiknya anda berlatih dulu menulis cepat dan jelas. 🙂

Tahap 1 adalah mengambil formulir. Jangan lupa bawa fotokopi KTP dan SIM yang mau diperpanjang. Termasuk yang asli ya. Beberapa orang tampak kembali karena tidak mempersiapkan foto kopi dan tempat fotokopi cukup jauh, mana ada tukang fotokopi buka di mall ? Tanpa menyerahkan foto kopi KTP dan SIM, formulir tidak bisa kita ambil.

?
Formulir lengkap dalam 1 Map khusus (dokpri)
?
Wajib diisi (dokpri)
?
Yang ini juga (dokpri)
?
2 halaman (dokpri)

Isi dengan cepat dan tepat. Kalo tidak cepat, maka anda akan dioverlap pembalap eh pengantri dibelakang anda. Ada 1 formulir berisi data pribadi berisi 2 halaman, diisi dan di tandatangani. Satu lagi formulir tes kesehatan, diisi bagian data diri saja.

Selanjutnya isi kuitansi rangkap 3. Semua formulir sangat jelas cara pengisiannya. Ada contohya dilaminating.

?
Cotoh pengisian formulir (dokpri)
?
Contoh (dokpri)

Selanjutnya semua berkas masukkan ke map beserta SIM asli. Saya perlu waktu 20 menit mengisi 2 formulir karena 1 untuk SIM A dan 1 untuk SIM C. Hmmm… kayaknya sangat tidak efisien. Gara-gara ngisi banyak formulir ini saya sampai hafal nomor KTP saya yang 16 digit itu. Nah bayangin betapa seringnya nulis nomor KTP.

Tahap 2 tes kesehatan. Lebih tepatnya mengukur tekanan darah dan tes buta warna. Disini bayar 45 rb untuk 1 permohonan. Karena saya ada 2 permohonan maka saya mesti bayar 90 rb. Saya bilang ke mbaknya yg ngecek tekanan darah, 2 kali cek dong mbak kan saya bayar dobel… mbaknya hanya senyum. Ajaib juga ini.

Tahap 3 nunggu panggilan foto. Karena antrian cukup panjang, kira-kira 1 jam saya baru dipanggil untuk foto. Tak sampai 10 menit kemudian SIM selesai. Oh ya, pembayaran biaya perpanjangan SIM (selain tes kesehatan) dilakukan saat foto.

Biaya perpanjangan : SIM C 75.000,- SIM A Rp. 80.000,-. Jadi total saya keluarkan biaya sbb :

  • SIM A : Rp. 80.000,-
  • SIM C : Rp. 75.000,-
  • Tes kesehatan (2 SIM ) : Rp. 90.000,-
  • Total Rp. 245.000,-

Total waktu yang diperlukan dalam proses ini adalah 1,5 jam.

Kelebihan. Pelayanan cepat dan ramah, bebas calo dan pungutan lain.

Overall ok lah. Kalo skala 1 sd 10 ya nilainya 7, maaf saya pelit ngasih nilai hehe. Tapi karena ini postingan bukan berbayar, maka saya sampaikan juga kekurangannya, semoga dijadikan masukan untuk perbaikan.

Kekurangan ACnya kurang dingin, mungkin harus ditambah mengingat saat antrian panjang lebih dari 30 orang ada dalam ruangan 4 x 8 m2 itu. Baunya jadi tercampur hahaha… Ruangannya memang tidak bisa menampung banyak orang.

Kekurangan lainnya, saya nggak dikasih tanda terima dari uang yang saya serahkan. Entah kelupaan atau gimana pokoknya saya nggak dapet itu kuitansi, meski pembayarannya cocok aja sih.

Keanehan. Untuk yang memperpanjang 2 SIM dalam waktu bersamaan (A dan C misalnya), mungkin seharusnya bayar tes kesehatannya cukup 1 kali pak, kan lumayan menghemat 45 rb bisa buat beli es kelapa muda hehe…. Soalnya emang tesnya cuma 1 kali kok. 🙂

Masukannya… kan udah pake e-KTP, harusnya semua sudah terkoneksi gak usah pake ngisi data manual lagi. Masa kalah sama BRI, buka rekening BRI aja gak perlu lagi isi formulir manual lho. Udah terintegrasi sama e-KTP. Saya yakin semua bisa kok.

SIM1
Hasil SIM saya… sorry namanya disensor (dokpri)

Udah, gitu aja. Selamat memperpanjang SIM anda.