Balikpapan – Samarinda Naik Kangaroo Premier

Armadanya siap setiap 10 menit
Armadanya siap setiap 10 menit (dokpri)

Review Kangaroo Travel Up to Date (2018) ada di sini

Ibu Kota Kalimantan Timur bukanlah Balikpapan, melainkan Samarinda. Anehnya pintu gerbang utama transportasi udara menuju Kaltim adalah Balikpapan. Tak heran, tiap hari jalur sepanjang 120 km yang menghubungkan Samarinda dan Balikpapan tak henti-hentinya dilindas berbagai macam moda transportasi darat di propinsi itu.

Jika anda baru pertama kali bepergian ke Samarinda, tidak usah bingung. Begitu anda turun dari pesawat di Bandara International Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan (SAMS) Balikpapan, maka dengan mudah anda bisa memilih berbagai moda transportasi yang ada. Dari mulai taksi bandara, travel, hingga taksi gelap alias tidak resmi maupun bus umum.

Kali ini saya mencoba salah satu moda transportasi yang ada, yakni travel. Namanya Kangaroo Premier, cukup terkenal bagi mereka yang suka hilir-mudik Samarinda-Balikpapan.

Keluar dari pintu kedatangan Bandara SAMS yang megah itu, saya bertiga bersama isteri dan anak saya langsung menuju konter pembelian tiket tak jauh dari pintu kedatangan. Tepatnya di sebelah kanan pintu keluar, tak jauh dari konter Roti’O. Oh ya tiket sebenarnya bisa dipesan secara online melalui situs resmi Kangaroo Premier.

Bukan Balikpapan namanya jika antrian tidak tertib, kita harus antri dengan tertib sesuai antrian. Di depan saya ada ibu-ibu yang sedang membeli tiket. Proses booking tiket dilayani 2 loket dengan 2 perangkat komputer, namun hari ini yang jaga hanya satu orang sehingga tidak cukup cepat. Prosesnya juga lambat, kira-kira saya dilayani 5 menit di loket tersebut. Menurut saya cukup lambat untuk ukuran membeli tiket. Komputernya agak lelet kayaknya πŸ™‚

Baca juga : Ulasan Kepiting Enak di Balikpapan

kangaroo 4
Nih konternya (net)

Kebetulan pas jam kedatangan pesawat cukup ramai sehingga dalam tempo singkat antrian mulai mengular di belakang saya.

Singkat cerita, setelah membayar Rp. 135.000 x 3 = Rp. 405.000,- dan memilih seat, akhirnya saya diberikan 3 tiket lengkap dengan Harian Tribun Kaltim dan 3 botol air mineral. Lumayan buat pelepas dahaga. Kerja sama dan kombinasi yang manis. Hehehe….

Berdasarkan informasi, biasanya Balikpapan – Samarinda akan ditempuh selama 2,5 sampai 3 jam, tergantung kepadatan ruas jalan dan kecepatan mobilnya. Saya jadi ingat sepuluh tahun lalu saya sering menggunakan taksi Kalung Mas. Taksi ini dulu terkenal supercepat, mungkin karena drivernya sudah hafal jalan ‘se-lobang-lobangnya’, mungkin drivernya sambil merem pun taksi akan sampai ke Samarinda haha… Kalau nggak salah waktu itu Balikapapan – Samarinda cukup 2 jam, bahkan bisa 1 jam 45 menit, ngebut man….

?
Kombinasi yang manis (dokpri)
?
Nyaman di dalam (dokpri)

Fasilitas Kangaroo Premier

Dengan tiket seharga 135 rb rupiah, kita tinggal duduk manis dan akan diantar sampai shelter Samarinda, di kawasan Awang Long. Fasilitas yang kami dapatkan waktu itu :

  • Personal seat sehingga tidak berdesakan
  • Peralatan safety lengkap, safety belt hingga tersedianya alatΒ  pemecah kaca jika kondisi darurat tersedia lengkap
  • Full AC pastinya
  • Hiburan TV layar datar dengan film box office
  • Terminal Charger bagi yang nggak mau HP mati kehabisan batere
  • Terpantau GPS sepanjang perjalanan

Mobil yang tersedia sesuai yang datang, mulai Isuzu Elf 10 seat, Toyota Hiace 7 seat sampai Hino Dutro 10 seat. Mobil-mobil ini datang dan pergi setiap 10 menit sesuai slogannya β€œDepart Every 10 Minutes.”

Kelebihannya

Salah satu kelebihan travel ini penuh nggak penuh pasti berangkat sesuai jadwal, sesuai kampanyenya β€œOn Time or Free.” Pas saya menggunakan travel ini hanya terisi 5 orang dari 7 kapasitas tempat duduk. Kebetulan pas jadwalnya dapat Toyota Hiace 7 seat.

Untuk waktu tempuh, kemarin saya catat sekitar 3 jam, artinya driver menjalankan mobilnya sedang-sedang saja, tidak terlalu cepat, tidak juga terlalu lambat.

Kenyamanan selama perjalanan yang saya rasakan, AC dingin, film bagus dengan selingan iklan yang cukup bermanfaat hehe… Cukup banyak yang memanfaatkan travel ini untuk beriklan.

Baca Juga :

Kekurangannya

Karena review ini bukan postingan berbayar, maka saya juga akan menulis kekurangannya. Minimal jika dibaca managemen bisa untuk bahan perbaikan kedepan. Sekali lagi ini versi saya ya.

Pertama waktu beli tiket agak lambat. Kedua saya memilih tempat duduk baris ke 3, sepanjang jalan cukup merasakan getaran yang cukup besar. Apalagi bagi yang biasa mabok darat, mesti pindar pintar antisipasi, minum obat anti mabok misalnya. Jalanan naik turun melewati Bukit Suharto. Tipsnya mungkin harus memilih depan disamping sopir biar nyaman.

Ketiga, travel ini hanya berhenti di poolnya (shelter Awang Long), sehingga untuk menuju tempat tujuan mesti tambah biaya lagi, dalam kota saya diinfo harus tambah Rp. 25.000,- per orang, dianter sampai rumah atau tempat tujuan menggunakan layanan Kangaroo Feeder dengan Daihatsu Luxio.

Tips lainnya

Sebelum naik travel ini saya sempat berhenti di konter taksi bandara, sekedar melihat tarif taksi Balikpapan – Samarinda. Tarif resmi Rp. 350.000,- dan bisa diisi 3 orang. Nah jika anda ingin menghemat, seandainya anda datang bertiga, bisa saja memilih taksi bandara, jatuhnya lebih hemat Rp. 55.000,- dibanding beli 3 tiket Kangaroo Premier.

Meski bertiga, saya sengaja memilih Kangaroo Premier sekedar untuk memberikan pengalaman ke anak saya naik moda transportasi lain.

Secara overall, pelayanan dan standar keamanannya ok. Harap ditingkatkan apa-apa yang menjadi kekurangan. Kami tiba di Samarinda dengan selamat. *)

(25 – 28 Maret 2016)

Baca Juga :